RS Siloam Kota Sorong akan dibangun ulang
𝐒𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠, VoicePapua.com - Setelah terbengkalai selama sekitar 10 tahun, bangunan Rumah Sakit (RS) Siloam dinilai tidak memenuhi kelayakan konstruksi, dan akan direncanakan akan bangun ulang. Sesuai standar rumah sakit internasional.
Kesimpulan tersebut, diperoleh setelah manajemen Siloam International Hospitals melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi gedung, Rabu (4/5/2026).
Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Senin (9/2-2026) menyebut, penilaian teknis dilakukan saat Presiden Direktur Siloam International Hospitals, David Utama, bersama Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dan rombongan berada di lantai dasar bangunan.
Getaran masih terasa meski tanpa beban peralatan medis, sehingga tim teknis menilai struktur yang ada tidak aman apabila difungsikan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pihak Siloam menyatakan rencana pembangunan rumah sakit akan disesuaikan kembali dengan standar konstruksi yang berlaku.
Dalam pembahasan di lokasi, ketersediaan material konstruksi turut menjadi perhatian, termasuk pasir dan batu, yang menurut pemerintah daerah dapat dipenuhi dari dalam maupun luar wilayah Papua Barat Daya.
“Siloam memiliki beberapa kategori rumah sakit yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah, mulai dari rumah sakit dengan layanan premium hingga rumah sakit komunitas yang melayani peserta BPJS. Penentuan jenis layanan di Kota Sorong akan dilakukan setelah seluruh proses perizinan dan kajian kebutuhan kesehatan setempat diselesaikan,” jelas Presdir Rumah Sakit Internasional Siloam.
Disebutkannya, apabila seluruh perizinan dapat diselesaikan pada tahun ini, maka tahapan konstruksi ditargetkan dapat segera dimulai.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar proses tersebut tidak terhambat oleh administrasi dan birokrasi.
Selain layanan kesehatan, pihak Siloam juga menyampaikan komitmen untuk melibatkan tenaga kerja lokal. Grup Siloam memiliki fasilitas pendidikan kesehatan yang setiap tahun meluluskan ratusan perawat melalui program pendidikan dan beasiswa, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pelayanan kesehatan di daerah.
Dari pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan lama mengalami sejumlah kerusakan, termasuk pecahan kaca di area parkir dan akses masuk gedung. Gedung enam lantai tersebut, selama ini dijaga oleh pak Hosio yang telah bertugas lebih dari 16 tahun, dan turut mendampingi rombongan saat peninjauan.
Kata Presdir, rencana pembangunan kembali RS Siloam di Kota Sorong, diharapkan dapat memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat Papua Barat Daya. Seiring upaya menghadirkan fasilitas medis dengan standar pelayanan yang lebih baik. (****)
- Baca Juga :PGPI Kota Sorong gelar donor darah


0 Comments