Penurunan angka stunting di Kabupaten Sleman jadi 4,21 persen
Sleman, VoicePapua.com – Suatu capaian yang sangat positif, dimana penurunan angka stunting di Kabupaten Sleman, Provinsi DIY dari 4,51 menjadi 4,21 persen.
Hal itu terungkap, saat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman, menggelar pertemuan dengan kader Institusi Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan (IMP) di Aula Kencana kantor setempat, Rabu (11/2/2026).
Dikutip dari laman InfoPublik, Senin (16/2-2026) menyebut, keberhasilan itu bukti nyata kontribusi kader IMP di lapangan melalui pendampingan keluarga berisiko stunting, edukasi, serta intervensi berbasis masyarakat.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Daroji, mengapresiasi kerja keras para kader dalam menurunkan angka stunting.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen para kader IMP. Semoga semangat ini terus terjaga dalam mewujudkan generasi sehat, berkualitas, dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan kader IMP dari setiap kapanewon/Kecamatan se-Kabupaten Sleman itu, juga dilakukan penguatan terkait peran dan fungsi IMP.
Organisasi tersebut berperan sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana).
Fokus tugas kader IMP meliputi kegiatan Tribina dan UPPKA, verifikasi dan validasi (verval) keluarga berisiko stunting, serta dukungan program Quick Win dalam percepatan penurunan stunting.(****)
- Baca Juga :757 PMI dideportasi dari Malaysia


0 Comments