Amankan Arus Mudik dan Idulfitri 1446 Hijriyah, Polres Aceh Barat Apel Gelar Pasukan

Meulaboh, VoicePapua.com -  Untuk mengamankan arus mudik dan Idulfitri 1446 Hijriyah/2025 Masehi, Polres Aceh Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah, berlangsung di halaman Markas Komando (Mako) Polres setempat, Kamis (20/4/2025).

Dilansir dari RRI, apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, S.IK, MH, sebagai bentuk kesiapan dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1446 H.

Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran masyarakat selama mudik Lebaran. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan berbagai instansi terkait lainnya.

Dalam amanat Kapolri yang disampaikan oleh Bupati Tarmizi, disebutkan bahwa operasi ini melibatkan 164.268 personel gabungan dan akan menempati 2.835 pos, terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, serta 309 pos pusat informasi bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

Untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, penyeberangan laut, penghentian proyek konstruksi, serta pengalihan fungsi sementara jembatan timbang sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan.

"Dengan adanya SKB ini, diharapkan kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan dapat terjaga. Selain itu, stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, serta pasokan BBM juga perlu mendapat perhatian khusus," ujar Bupati Tarmizi.

Pemerintah juga menekankan pentingnya monitoring pasokan dan fluktuasi harga bahan pokok guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat waktu. Aparat di lapangan diminta untuk menindak tegas pelaku penimbunan yang dapat mengganggu kestabilan harga dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat.

Selama pengamanan mudik Lebaran 2025, pelayanan yang ramah dan responsif harus menjadi prioritas. Petugas diimbau untuk mengedepankan pendekatan humanis, memberikan edukasi kepada pengemudi agar beristirahat sejenak guna menghindari microsleep, serta melakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu, dan penerangan jalan.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, menegaskan bahwa fokus utama operasi ini adalah pengamanan jalur mudik, objek vital, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi masyarakat.

"Kami siap memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman. Operasi ini juga bertujuan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas, kecelakaan lalu lintas, serta potensi kriminalitasselama periode Lebaran," ujar Kapolres.

Selain itu, Polres Aceh Barat juga mengoptimalkan hotline 110 sebagai layanan pengaduan dan tanggap darurat bagi masyarakat yang menghadapi gangguan keamanan maupun kemacetan selama mudik.

Operasi Ketupat Seulawah 2025 akan berlangsung selama 14 hari, dimulai dari 26 Mei 2025. Selama operasi, Polres Aceh Barat akan mendirikan sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan di titik-titik strategis guna memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Aceh Barat dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, serta masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebahagiaan dan kedamaian.(****)