Sorong Ramadan fair 2026 dorong UMKM dan pererat silaturahmi warga
Sorong, VoicePapua.com – Pemerintah Kota Sorong kembali menggelar Sorong Ramadaan Fair 2026 yang resmi dibuka pada Jumat (6/3/2026), pukul 17.00 WIT di Lapangan apel kantor wali kota. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan dalam menyemarakkan Bulan Suci Ramadan sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, serta mempererat silaturahmi warga.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum ,dan Politik Abdul Rahim Oeli, yang mewakili Wali Kota Sorong Septinus Lobat.Turut hadir Ketua DPRK Sorong yang diwakili oleh wakil Ketua II DPRK Sorong Michael Ricky Tanery, serta Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat Daya Eksan Musa'ad, yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat Daya.
Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Minggu (83-2026) menyebut, dalam sambutan Wali Kota Sorong yang dibacakan Abdul Rahim Oeli mengatakan, atas nama Pemkot menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim.
Ia berharap, momentum Ramadan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Pemerintah Kota Sorong menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menginisiasi kegiatan Sorong Ramadan Fair ini. Kegiatan ini bukan hanya sebagai syiar Ramadan, tapi juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para pelaku usaha kuliner dan kerajinan lokal diberi ruang untuk memasarkan produk mereka selama Bulan Suci Ramadan.
Selain itu, masyarakat juga dimudahkan untuk mendapatkan takjil, serta kebutuhan berbuka puasa dengan harga yang terjangkau.
Sorong Ramadan Fair juga diharapkan menjadi wadah mempererat kebersamaan masyarakat dari berbagai latar belakang. Sekaligus mencerminkan keberagaman dan harmoni yang terjalin di Kota Sorong.(****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments