Diklaim Aman dan Tidak Berbahaya, Jembatan Apung Penghubung Bantul dan Kulon Progo
Bantul, VoicePapua.com – Diklaim aman dan tidak berbahaya, dimana sejumlah pengusaha membuat jembatan apung untuk mempermudah mobilitas, penghubung Kabupaten Bantul dan Kulon Progo. Jembatan yang dibuat ini berbahan dasar drum dan kayu sangat aman dilalui kendaraan yang bobotnya tidak melebihi kapasitas normal.
Dilansir dari laman RRI, Minggu (24/8-2025) menyebut, salah satu penjaga jembatan, Sugeng mengaku jika saat debit Sungai Progo meningkat, jembatan akan tetap kokok berdiri. Sebab, drum air sebagai dasar jembatan akan ikun mengapung ke atas.
“Jadi saat hujan deras Selasa (19/8/2025) malam, permukaan air naik dan jembatan juga ikut naik karena ada drum-drum ini. Nah, sampah-sampah yang ikut terbawa air itu lewat di bawahnya, tidak tersangkut di jembatan,” katanya, Rabu (20/8/2025).
Selain faktor tersebut, Sugeng juga menjelaskan jika konstruksi jembatan diperkuat dengan sling baja di beberapa bagian. Sling baja tersebut digunahan untuk menahan jembatan agar tidak bergoyang ke samping.
“Insya Allah aman. Sling baja ini kan sebagai pengikat agar jembatan tidak goyang ke kanan dan kiri. Jadi bisa stabil saat dilewati, bahkan oleh mobil sekalipun,” ujarnya.
Salah satu warga yang melintas, Jono (40) mengaku sudah beberapa kali melintas di jembatan ini. Pria asal Imogiri ini pun juga menyebut jika jembatan terbilang cukup aman.
“Ini (jembatan) aman kok, kuat juga. Besi semua ini bawahnya dan di atasnya baru kayu,” kata Jono. (****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments