Telkom akan Beri Kompensasi kepada Pelanggan, Akibat Putus Jaringan Sorong – Merauke

Merauke, VoicePapua.com – Manajemen PT. Telkom Indonesia (Tbk) Persero akan memberikan kompensasi kepada seluruh pelanggan, akibat putusnya jaringan Sorong- Merauke.

Telkomsel yang mengalami penurunan kualitas layanan jaringan internet akibat kabel optik bawah laut putus sejak tanggal 16 Agustus 2025 yang mengalami double shunt fault di dua titik ruas  Sorong, Papua Barat Daya – Merauke,  Papua Selatan.

Dilansir dari laman RRI, Kamis (28/8-2025) menyebut, General Manager Consumer Business Telkomsel Regional Papua dan Maluku, Fajri Adi Firmansyah menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan Telkomsel karena telah mengalami gangguan layanan yang disebabkan karena faktor alam. 

" Tidak bosan-bosannya kami mewakili Telkomsel untuk memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Merauke Papua Selatan. Ya ini memang sama-sama kita semua tidak menghendaki kejadian ini baik dari sisi Telkom dan Telkomsel, " ungkap Fajri di Merauke, Selasa (26/8/2025). 

Pihaknya sebagai Customer Mitra  telkom sangat menyesalkan kejadian ini dapat terjadi, hanya saja ini diluar dari kemampuan dan disebabkan faktor alam. Fajri menegaskan sebagai bentuk tanggung jawab dan juga rasa empati Telkomsel akan memberikan kompensasi terkait bantuan komunikasi yang mana sebelumnya hanya berupa 1000 SMS setiap hari, saat ini juga telah diberlakukan via telepon 60 menit.

 "Jadi apabila pelanggan Telkomsel membeli paket di *888*20 ini langsung mendapatkan paket sms dan telepon tersebut," ucapnya. 

Selain itu, terkait tagihan IndiHome dan Kartu Halo hanya akan dihitung sesuai dengan pemakaian sebelumnya hingga tanggal kerusakan jaringan internet . "Untuk pemberlakuan pembayaran kompensasi ini akan berlaku bulan depan, sehingga bulan ini pelanggan akan membayar tagihan sebelumnya, sementara untuk Kuota hangus juga diberikan kompensasi juga akan digantikan setelah Recovery dilakukan, " katanya. 

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk mempercepat pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong–Merauke yang mengalami gangguan.

Telkom menargetkan penyelesaian tahap awal perbaikan (temporary recovery) selambat-lambatnya pada minggu pertama September 2025, dilanjutkan dengan tahap permanen (permanent recovery) untuk memastikan kualitas layanan yang lebih optimal.(****)