Bank Jakarta raih top BUMD awards 2026
Jakarta, VoicePapua.com - Bank Jakarta meraih sejumlah kategori penghargaan pada ajang Top BUMD Awards 2026. Kegiatan ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan sejumlah lembaga independen.
Penghargaan ini menjadi apresiasi yang positif di tengah upaya transformasi yang terus dijalankan oleh Bank Jakarta secara berkelanjutan.
Dikutip dari laman InfoPublik, Rabu (15/4-2026) menyebut, pada ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar pada 13 April 2026 di Jakarta, Bank Jakarta meraih kategori Top BUMD Awards 2026 BPD Bintang 5 (Excellent), Agus Haryoto Widodo selaku Direktur Utama Bank Jakarta sebagai Top CEO BUMD 2026, serta raihan medali Golden. Selain itu, Top BUMD Awards 2026 juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung sebagai Top Pembina BUMD 2026.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2026), menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah dan pemangku kepentingan atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank Jakarta sebagai pemantik semangat perbaikan secara berkelanjutan.
”Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami untuk dapat terus memberikan layanan terbaik, dan berkontribusi terhadap pembangunan Kota Jakarta” ujar Agus.
Penghargaan Top BUMD Awards 2026 yang telah berlangsung sejak 2016 ini memberikan penilaian bagi BUMD melalui proses seleksi yang cukup ketat. Tahapan penilaian meliputi pengisian kuesioner, deep interview, hingga sidang pleno dewan juri yang menentukan para pemenang.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian yang objektif dan komprehensif terhadap aspek kinerja bisnis, inovasi, tata kelola, serta kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah, lebih dari 1.170 BUMD di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut Agus Haryoto Widodo mengungkapkan, Bank Jakarta saat ini berfokus dalam melanjutkan agenda transformasi di tengah realitas lanskap industri perbankan yang berugah sangat cepat.
Hal ini juga diiringi dengan perubahan perilaku nasabah, perkembangan teknologi, dan kompetisi yang semakin terbuka dan agresif. ”Ekspektasi terhadap Bank Jakarta semakin tinggi, sehingga dalam kondisi seperti ini tidak ada pilihan lain selain berubah secara berkelanjutan,” ujar Agus.(****)
- Baca Juga :Wapres Gibran dorong wisata rohani NTT


0 Comments