Tim PMI Jatim Layani Distribusi Air Bersih di Lokasi Bencana Sumatera
Surabaya, VoicePapua.com – Tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) telah tiba di wilayah terdampak bencana Sumatera. Mereka mulai melaksanakan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Tim ini ditugaskan untuk mendukung layanan distribusi air bersih.
Dikutip dari laman InfoPublik, Selasa (16/12-2025), dimana berdasarkan keterangan tertulis yang diterima JNR, Senin (16/12/2025), pelepasan tim relawan dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, H. Imam Utomo S. PMI Jawa Timur mengerahkan 18 relawan serta 9 unit truk tangki air bersih untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Penempatan personel dan armada tersebut merupakan hasil koordinasi antara PMI Jawa Timur dan Pengurus PMI Provinsi Aceh. Armada tim tangki air bersih kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah di Aceh sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Sebanyak empat unit truk tangki ditugaskan melayani wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, satu unit ditempatkan di Kota Langsa, sementara armada lainnya disiagakan di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya. Rinciannya, satu unit ditempatkan di Kabupaten Bireuen, satu unit di Kota Lhokseumawe, serta dua unit di Kabupaten Aceh Utara.
Dengan penempatan tersebut, diharapkan layanan distribusi air bersih dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah terdampak. PMI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan PMI setempat dan para pemangku kepentingan guna memastikan pelayanan kemanusiaan berjalan aman, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Tim Tangki Distribusi Air Bersih PMI Jawa Timur dilaporkan telah tiba di Pelabuhan Lhokseumawe. Kedatangan ini menjadi langkah penting dalam mendukung upaya tanggap darurat bencana di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya.
Sebanyak sembilan unit truk tangki dari PMI Jawa Timur bersama tiga unit truk tangki dari PMI Provinsi Banten berhasil tiba dengan aman setelah menempuh perjalanan laut dari Pelabuhan Belawan. Setibanya di pelabuhan, seluruh personel dan armada melakukan pengecekan awal untuk memastikan kesiapan operasional. (****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments