Menteri ESDM: Isu Reshuffle Kabinet Itu Hak Prerogatif Presiden
Jakarta, VoicePapua.com – Belakangan ini berhembus akan terjadi reshuffle (perombakan) Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo. Menurut Menteri ESDM (Energi Sumber Daya Mineral), Bahlil Lahadalia itu merupakan hak prerogatif presiden.
Bahkan, dengan hembusan isu itu, para menteri Kabinet Merah Putih menunjukkan sikap kompak menyikapi isu perombakan kabinet. Baik itu diam atau pun menyerahkan semuanya kepada presiden menjadi jawaban para menteri.
Dilansir dari laman RRI, Sabtu (24/5-2025), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sambil berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (22/5/2025) memberi sedikit jawaban soal reshuffle. "Enggak paham," katanya singkat sambil tersenyum.
Lain Airlangga, lain pula Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Bahlil mengatakan, tidak ingin berpikir melampaui kewenangan Presiden.
Terlebih, ia mengatakan, perombakan kabinet merupakan hak prerogatif presiden. "Kita itu jangan berpikir, bertindak melampaui batas kewenangan, semua itu adalah hak prerogatif presiden," ujar Bahlil di lokasi yang sama.
Presiden Prabowo Subianto memanggil menteri-menterinya ke Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/5/2025). Pemanggilan dilakukan sejak siang hingga sore hari.
Pemanggilan tersebut dikarenakan adanya rapat terbatas internal seperti biasa yang langsung dipimpin oleh Presiden Prabowo. Selain itu, ada pula pemanggilan untuk mendampingi Presiden saat menerima tamu.
Diketahui, isu reshuffle kabinet mengemuka di acara pertemuan aktivis 1998. Dalam pertemuan tersebut, para aktivis mengatakan, ada sejumlah menteri lama yang belum memperjuangkan gagasan presiden. (****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments