Kadis Pendidikan: Pemberian MBG di Papua Baru Capai 14 Persen
Jayapura, VoicePapua.com – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Papua, Christian Sohilait menyatakan, pemberian melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua baru mencapai 14 persen saja. Atau dengan kata lain, baru menjangkau sebagian kecil sekolah dari sekitar 2.000 sekolah yang ada, baru 307 sekolah melaksanakan program tersebut.
Sementara kata dia, jumlah siswa yang sudah terlayani mencapai 176 ribu orang. Angka itu bisa setara dengan sekitar 32 persen dari total 245 ribu siswa di Papua, dan kembali dikutip media ini dari laman RRI, Selasa (23/9-2025.
"Di Kota Jayapura, dari 331 sekolah, baru 127 sekolah yang sudah menjalankan MBG. Sedangkan di Kabupaten Jayapura, dari 426 sekolah baru 119 sekolah yang terlayani," kata Christian, Rabu (17/9/2025).
Lanjutnya, untuk mendukung penyediaan makanan, sudah ada 15 dapur SPPG di Kota Jayapura dan 11 dapur di Kabupaten Jayapura. Sementara itu, Sarmi memiliki 2 dapur, Yapen 4 dapur, Biak Numfor 1 dapur, dan Keerom 1 dapur.
"Beberapa daerah seperti Mamberamo Raya, Waropen, dan Supiori belum menyampaikan laporan pelaksanaan MBG. Kondisi ini akan dibahas dalam rapat kerja Dinas Pendidikan Papua pada Jumat mendatang," ujarnya.
Menurutnya, program MBG masih dalam tahap awal sehingga perlu evaluasi menyeluruh. Evaluasi meliputi ketersediaan stok pangan, variasi menu, serta dampak kesehatan dan perilaku belajar siswa.
"Kemarin ada laporan kekurangan ikan di Serui yang sempat menghambat pelaksanaan program. Hal ini menjadi catatan penting dalam perbaikan distribusi bahan makanan dalam rapat kerja nanti," ucap ia.
Sementara itu, ia menegaskan tujuan utama MBG adalah mendukung kesehatan sekaligus kualitas belajar siswa Papua. "Dengan perut kenyang dan gizi cukup, anak-anak diharapkan lebih rajin bersekolah dan mampu berprestasi," kata dia.(****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments