Gedung SM Jemaat GKI Syaloom Klademak Dirancang Dua Lantai
Sorong, VoicePapua.com - Wali Kota Sorong, Septinus Lobat menegaskan, pembangunan Gedung Sekolah Minggu (SM) Jemaat GKI Syaloom Klademak harus dirancang dua lantai. Dengan harapan agar mampu menjawab kebutuhan, pembinaan anak dan aktivitas jemaat dalam jangka panjang, seiring besarnya jumlah anak-anak GKI di Tanah Papua.
Penegasan itu disampaikan, saat peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut di Jemaat GKI Syaloom Klademak, Distrik Sorong Timur, Selasa (30/12/2025) siang.
Dikutip dari laman Fanspage Diskominfo Kota Sorong, Rabu (31/12-2025), Ketua Panitia Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Maklon Maniburi mengatakan, pembangunan gedung sekolah minggu tersebut, berangkat dari kesadaran jemaat akan pentingnya pembinaan iman dan karakter anak sejak usia dini. Gedung itu dirancang sebagai ruang pembentukan iman, karakter, dan kebersamaan anak-anak jemaat.
“Rencana awal pembangunan hanya satu lantai. Namun, setelah mendapat masukan dari pak wali kota, maka desain bangunan ini akan diubah menjadi dua lantai agar lebih fungsional dan berorientasi ke depan,” kata Maklon.
Menurutnya, gedung sekolah minggu ini tidak hanya difungsikan untuk kegiatan sekolah minggu, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan jemaat. Termasuk, perayaan hari-hari besar gerejawi seperti Natal serta kegiatan pelayanan lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Sorong dalam sambutannya mengatakan, pembangunan fasilitas gereja harus memiliki visi jangka panjang, terutama di Tanah Papua yang memiliki jumlah jemaat GKI dan anak-anak yang besar.
Disebutkan, gedung tersebut sebagai aset penting GKI di Tanah Papua yang perlu dibangun secara representatif.
“Anak-anak GKI sangat banyak. Sehingga, fasilitas yang dibangun harus mampu mengakomodasi kebutuhan mereka ke depan,” ujarnya.
Wali kota juga memastikan Pemerintah Kota Sorong tetap membuka ruang dukungan terhadap pembangunan gedung sekolah minggu tersebut, meskipun saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
“Dalam keterbatasan anggaran, pemerintah tetap akan mempertimbangkan dan berupaya membantu pembangunan ini,” ujarnya.(****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments