Wali Kota Jayapura sidak temukan penimbunan BBM ilegal
Jayapura, VoicePapua.com – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Tipe A Entrop, Senin (5/1-2026) pagi. Dalam kegiatan itu berhasil mengungkap dugaan ada penimbunan bahan bakar minyak ilegal.
Dimana, pada sidak tersebut, ditemukan satu unit mobil Star Wagon yang telah dimodifikasi membawa solar dalam jumlah besar. Mobil yang awalnya digunakan sebagai kendaraan penumpang itu diketahui dipasangi tangki tambahan di bagian dalam. Dari pemeriksaan awal, kapasitas tangki diperkirakan mencapai sekitar 200 liter solar, jauh di atas kapasitas normal kendaraan sejenis.
Dikutip dari RRI.Jumat (9/1-2026) menyebut, temuan itu sebagai pelanggaran serius. Ia mengatakan kendaraan itu jelas tidak sesuai peruntukan dan diduga kuat digunakan untuk mengambil solar secara berlebihan. Hal itu dikatakan oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, di lokasi sidak.
"Ini pelanggaran yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Dia sudah merubah tangkinya dari 80 liter dimodifikasi menjadi 200 liter," kata Wali Kota
Selain modifikasi tangki, petugas juga menemukan kejanggalan lain. Mobil tersebut menggunakan enam pelat nomor berbeda dalam satu kendaraan. Kondisi ini menguatkan dugaan adanya praktik ilegal yang terorganisasi.
Menurut Wali Kota, praktik semacam ini tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi berdampak langsung pada masyarakat. Penimbunan solar untuk dijual kembali disebut menjadi salah satu penyebab antrean panjang BBM di sejumlah titik.
"Kita akan tindak sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
Sementara itu kendaraan yang di Sidak langsung diamankan dan diderek ke kantor terkait untuk penanganan awal. Selanjutnya, kasus ini akan diserahkan kepada aparat penegak hukum guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penertiban terhadap praktik ilegal yang mengganggu distribusi BBM dan merugikan warga.(****)
- Baca Juga :Wali Kota Sorong lantik badan pengurus K3MS


0 Comments