Mahasiswa Asal Kabupaten Mappi Kuliah di UNJ Dikawal Ketat

Merauke, VoicePapua.com -  Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Mappi,Provinsi Papua Selatan yang saat ini sedang mengikuti kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dikawal ketat.

Dilansir dari RRI, Selasa (8/7-2025), Ketua Badan Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Johansyah Lubis, M.Pd, menekankan pentingnya pembinaan intensif bagi mahasiswa Mappi yang kuliah di Jakarta melalui Program Seribu Sarjana yang dicanangkan Bupati Mappi, Kristosimus Yohanes Agawemu. Ia menyebut mahasiswa perlu pendampingan, termasuk saat mengalami kendala non-akademik seperti sakit atau kejenuhan.

Menurutnya, pembinaan paling efektif dilakukan saat jeda semester, momen ketika mahasiswa biasanya mulai mengalami kejenuhan. “Waktu libur itu sebaiknya diisi dengan kegiatan yang membangun, agar semangat belajar tetap terjaga,” ujarnya.

Tantangan lain yang perlu diantisipasi adalah penyusunan skripsi. Johansyah mengatakan mahasiswa harus mendapatkan bimbingan khusus sejak tahap awal ide agar bisa menyelesaikan tugas akhir tepat waktu.

Berdasarkan pengalaman UNJ, tidak semua mahasiswa dari daerah bisa menyelesaikan kuliah dengan lancar. Beberapa mengalami gugur semangat karena rindu kampung halaman atau kurang adaptasi dengan lingkungan baru.

"Jangan sampai niat awal untuk kuliah justru terganggu—pendampingan dan maintenance semangat mereka sangat diperlukan."

Kerjasama antara Kabupaten Mappi dan UNJ juga memberi perhatian khusus pada mahasiswa putri. Prof. Johansyah menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat karena tantangan dan godaan di Jakarta sangat besar bagi mahasiswi dari daerah.(****)