Hari Pertama Sekolah, Bupati Merauke Pantau Langsung ke Beberapa Sekolah
Merauke, VoicePapua.com – Hari pertama memasuki tahun ajaran baru 2025/2026 untuk di jenjang pendidikan SD hingga SLTA, Bupati Merauke Yosep Bladip Gebze memantau langsung ke beberapa sekolah di wilayah kerjanya.
Dirangkum dari laman RRI, Rabu (16/7-2025), Bupati Yosep Gebze mengatakan berdasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk melihat pendidikan dari Pendidikan Anak Usia DIni (PAUD) hingga Perguruan Tinggi, oleh karena itu pendidikan sangat penting dalam rangka pembentukan SDM yang mandiri dan berkualitas.
“ Secara professional manusia itu harus mandiri oleh sebab itu wajib belajar, namun sebelumnya harus diajar terlebih dahulu baik didalam keluarga maupun melalui pendidikan normal. Belajar supaya manusia itu bisa mengerti dan memahami apa yang akan dipelajari,” ungkap Bupati Yosep di Merauke, Senin (14/7/2025).
Dikatakan Pemerintah daerah akan terus mengawal proses pembelajaran di sekolah dan memberikan perhatian kepada dunia pendidikan sehingga SDM Merauke mampu menjadi generasi yang cerdas, berintelektual dan berkualitas.
“Untuk membuat manusia itu terampil, pendidikan formal saja tidak cukup, sangat dibutuhkan pelatihan dan ketrampilan lain yang dapat menunjang dan mendukung keahlian yang dimiliki dari masing-masing individu tersebut,” ucapnya.
Bupati Yosep mengajak tenaga guru dan civitas pendidikan mampu bekerja secara optimal dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya mendidik siswa dan kepada anak-anak agar dapat giat belajar sehingga mampu mewujudkan untuk menjadi generasi emas Indonesia tahun 2045.
Terkait pendidikan gratis yang dicanangkan Pemerintah Pusat, Bupati menuturkan untuk di Merauke harus disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing dengan tujuan utama menjadikan pendidikan yang berkualitas sesuai Standar pelayanan Minimal yang harus dicapai.
“ khusus Untuk sekolah negeri kedepan diharapkan tidak ada lagi beban-beban yang diberikan kepada siswa dan untuk sekolah yayasan karena Lembaga Penyelenggara Pendidikannya terpisah sehingga harus dilakukan komunikasi dan kordinasi secara baik, guna mewujudkan pendidikan berkualitas yang menjadi tujuan utama,” ujarnya.(****)


0 Comments