Bandara Sugimanuru Muna Barat, resmi layani rute Makassar
Jakarta, VoicePapua.com - Bandar Udara (bandara) Sugimanuru Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, secara resmi membuka pelayanan penumpang Makassar pergi dan pulang di kedua wilayah tersebut.
Dikutip dari laman InfoPublik, Senin (19/1-2026) menyebut, rute ini dilayani maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ534 untuk rute UPG–RAQ dan SJ535 untuk RAQ–UPG.
Penerbangan dijadwalkan beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sriwijaya Air mengoperasikan pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 130 kursi pada rute tersebut.
Kehadiran penerbangan langsung ini memangkas waktu tempuh masyarakat Pulau Muna yang sebelumnya harus mengandalkan perjalanan darat dan laut menuju bandara lain.
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Capt. Mauludin, dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Sabtu (17/1/2026), menyebut rute ini memberikan efisiensi signifikan dari sisi waktu dan biaya perjalanan. “Rute ini menghubungkan langsung Pulau Muna dengan Makassar tanpa harus melalui jalur darat dan laut yang panjang,” ujarnya.
Bandar Udara Sugimanuru sendiri memiliki landas pacu sepanjang 1.600 x 30 meter yang mampu didarati pesawat sekelas Boeing 737-500.
Dengan luas terminal penumpang mencapai 1.800 meter persegi, bandara ini memiliki kapasitas pelayanan hingga 42.432 penumpang per tahun.
Pada penerbangan perdana, sejumlah pemangku kepentingan turut berada dalam manifest penumpang, termasuk manajemen maskapai dan otoritas kebandarudaraan.
Dari sisi daerah, pembukaan rute ini dipandang sebagai pintu masuk baru bagi pergerakan ekonomi lokal. Akses udara yang lebih cepat memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar di kota besar secara lebih efisien.
Produk unggulan daerah, mulai dari hasil laut, kerajinan, hingga produk UMKM, memiliki peluang distribusi yang lebih luas.
Kepala Kantor UPBU Sugimanuru, M. Khusnudin, berharap kehadiran rute ini tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. “Kami berharap aktivitas penerbangan ini berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Selain sektor perdagangan, potensi investasi di wilayah Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah juga dinilai akan semakin terbuka. Kemudahan akses menjadi faktor penting bagi investor untuk menjajaki peluang usaha di kawasan kepulauan.(****)
- Baca Juga :Bupati Sorong hadiri kegiatan ini di Klamono
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika
- Baca Juga :Plt Sekda Kota Sorong soroti pelaporan LHKPN


0 Comments