Wali Kota Sorong komit dorong pelestarian budaya dan bahasa Moi

Sorong, VoicePapua.com – Menghadiri rangkaian Hut ke-49 Kampung Klasaman, berlangsung, Selasa (3/3-2026), Wali Kota Sorong Septinus Lobat berkomitmen mendorong pelestarian budaya dan bahasa Moi.

Kegiatan ini mengusung tema, Dengan Semangat Persatuan dan Budaya Moi, Kita Bangun Kampung Klasaman yang Harmonik, Sehat, dan Berdaya Saing ini berlangsung meriah dan dihadiri juga jajaran Forkopimda Kota Sorong.

Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Rabu (4/3-2026) menyebut, dalam sambutannya, Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Kampung Klasaman yang kini memasuki usia ke-49 tahun.

Ia menegaskan, pentingnya menjaga identitas dan martabat suku besar Moi sebagai pemilik hak ulayat di wilayah tersebut.

“Mulai satu-satu muncul dari Kampung Klasaman. Ke depan, kampung ini akan menghasilkan orang-orang hebat,” ujar Lobat.

Momentum peringatan yang bertepatan dengan 3 Maret ini juga menjadi hari ulang tahun ke-73 salah satu tokoh masyarakat, Bapak Yonas Malibela.

Dia mengajak seluruh warga untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan dan menghargai jasa para orang tua serta pendiri kampung.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa Kampung Klasaman memiliki peran strategis dalam menjaga keberadaan suku Moi di Kota Sorong.

Menurutnya, di beberapa wilayah seperti Malanu dan Rufei, masyarakat Moi mulai tercerai-berai dan kehilangan konsentrasi wilayah adatnya.

“Jangan sampai Kampung Klasaman ini hilang lagi. Harus dipertahankan, tidak boleh menjual tanah yang ada di sini,” tegasnya.

Pemerintah Kota Sorong, lanjutnya, berkomitmen mendorong pelestarian bahasa dan budaya Moi, sekaligus menyiapkan Kampung Klasaman sebagai kampung yang kuat secara adat dan sosial.

Beberapa agenda pembangunan juga disiapkan, di antaranya peningkatan infrastruktur jalan, serta pengembangan stadion menjadi stadion mini yang representatif.(****)